Evaluation of City Park and Sidewalk Management by the Bekasi Regency Department of Public Works and Spatial Planning

Authors

DOI:

https://doi.org/10.64358/jstgpa.v2i2.27

Keywords:

urban park, sidewalk, public facilities, green open space, Bekasi Regency

Abstract

The management of urban parks and sidewalks is a crucial component in achieving sustainable, inclusive, and environmentally friendly cities. This study aims to evaluate the condition of urban parks and sidewalks in Bekasi Regency and to analyze their management by the Department of Cipta Karya and Spatial Planning (DCKTR). The research employed a qualitative descriptive approach through field observations, interviews, and documentation conducted at several strategic locations, including Sehati Park, Cibitung Median Park, Cibitung Toll Road sidewalks, and Cikarang Road sidewalks. Data analysis was carried out by comparing actual field conditions with applicable national regulatory standards. The results indicate that urban parks generally exhibit good vegetation quality; however, limitations remain in terms of physical facilities and accessibility. Meanwhile, sidewalks have not fully met comfort and safety standards due to physical damage and conflicts in space utilization. This study recommends strengthening routine maintenance, enhancing inter-agency coordination, utilizing asset management technology, and encouraging community participation in public facility management.

References

Hidayat, A. R., & Pradana, G. W. (2020). Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung Melalui Collaborative Governance (Studi Pada Taman Ganesha). Publika, 8(4), 1–15.

Kusuma, A. M., Yudono, A., & Hasyim, A. W. (2025). Korelasi Aktivitas Masyarakat Perkotaan Terhadap Fenomena Urban Heat Island (Uhi) Di Kota Tangerang Selatan. Planning for Urban Region and Environment, 14(4), 239–250.

Muharromiya, F. (2023). Kajian Aksesibilitas Penyediaan Fasilitas Inklusif Ramah Difabel Kawasan Kota Lama Semarang. 1–157.

Rizqi, M. Y., Handayani, S., & Widya, P. (2024). Evaluasi Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Pandanaran 1 di Kabupaten Boyolali. 89, 1–12.

Rongcai, R. E. N., Guoxiong, W. U., & Ming, C. A. I. (t.t.). 1–10.

Saputra, P. R. (2025). Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Berbasis Partisipatif di Kota Metro. 07(2).

Sari, I. Y. (2019). Evaluasi Konsep Ruang Terbuka Publik Terhadap Tingkat Pelayanan Pejalan Kaki Di Kawasan Jalan Pahlawan Semarang. Lakar: Jurnal Arsitektur, 2(01), 53. https://doi.org/10.30998/lja.v2i01.3438

Sucitra, I. D., Pratiknjo, M. H., & Kawung, E. J. (2024). GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 10(3), 67–68.

Syifaurrahmah, A. S., Yusuf, M. A., Kuala, U. S., & Aceh, B. (2025). Pengembangan Taman Kota Sebagai Ruang Ketiga ( Third Place ) Di Kota Banda Aceh sebagai ruang ketiga . Warung kopi dan kafe yang menjadi tempat yang digandrungi oleh taman kota . Banda Aceh memiliki 33 lokasi taman kota . Seleksi awal dilakukan terhadap k. 01(2013), 55–70.

Taufik Nur Hidayat, & Wisnu Setiawan. (2023). Evaluasi Tingkat Kesesuaian Fasilitas RTH Pada Taman Lansia Jebres Dengan Pendekatan Universal Desain. Siar Iv Seminar Ilmiah Arsitektur, 909–917.

Tri Setyowati, Meidiva Amanda, Afifah Shafa, & Pepi Rizqi. (2024). Efektivitas Kinerja Operasi dan Pemeliharaan Aset Taman Kota Berkelanjutan di Kota Bandung. Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar, 15(1), 293–301. https://doi.org/10.35313/irwns.v15i1.6260

Umam, K. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar ( Studi Multisitus di SD Plus Rahmat Kota Kediri dan SDN Banjaran 3 Kota Kediri ). 1–264.

Widyanti, R., Nasrullah, N., & Sulistyantara, B. (2025a). Analisis Pengaruh Ruang Terbuka Hijau Terhadap Fenomena Urban Heat Island di Kota Depok, Jawa Barat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(2), 371–381. https://doi.org/10.14710/jil.23.2.371-381

Widyanti, R., Nasrullah, N., & Sulistyantara, B. (2025b). Analisis Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dengan Prioritas Tertinggi untuk Mencegah Urban Heat Island pada Lanskap Kota Depok, Jawa Barat. Jurnal Lanskap Indonesia, 17(1), 43–49. https://doi.org/10.29244/jli.v17i1.55897

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Peraturan Menteri PUPR Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Pejalan Kaki.

Downloads

Published

2026-06-30